Dalam rangka mengurangi paparan dan transmisi akan infeksi virus corona, Organisasi kesehatan Dunia atau yang disebut (WHO) telah mengeluarkan panduan kepada seluruh masyarakat utnuk menjadi personal hygiene atau kebersihan diri. Lembaga PBB yang bermarkas di Geneva, Swiss telah meghimbau kepada masyarakat untuk memperhatikan kebersihan tangan dan juga saluran pernapasan serta keamanan pangan. Sebagai respons atas instruksi WHO tersebut, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersama Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDIP) memberikan rekomendasi terkait kebersihan diri untuk mencegah dan memutus tari rantai infeksi. Yaitu dengan melakukan kebersihan tangan secara rutim terutama sebelum memegang mulut, hidung, mata dan area wajah lainnya. Hal ini berlaku bagi seluruh masyrakat setelah mereka memegang instalasi publik.

Sebelumnya, virus corona dapat menular melalui kontak secara langsung berasal dari darah, cairan tubuh secret atau air liur dari pasien yang terkena virus tersebut. Seperti pada saat penderita corona bersin lalu menutup hidung dan mulut, maka kemungkinan air liur telah mengenai tangan mereka.

Bicara tentang menjaga kebersihan tangan secara rutin, The Association for Professionals in Infection Control & Epidemology (APIC) dan The Pusat Pengedalian dan pencegahan penyakit (ccenters for disease control/CDC) di Amerika Serikat juga telah merekomendasikan penggunaan sabun anti bakteri untuk membunuh dan mengahambat pertumbuhan organisme dan mengurangi jumlah mikroba lebih lanjut. Kini telah hadir inovasi sabun terbaru dalam dunia medis kulit, yaitu ALSYVA RED PINE SOAP. ALSYVA RED PINE SOAP merupakan sabun terapi kulit yang berbahan dasar herbal Pinus Merah Korea. Pinus merah adalah salah satu bahan herbal alami yang sudah digunakan di Korea antara lain untuk penyakit liver, urogenital, saluran pencernaan, masalah kulit. Saat ini beberapa penelitian telah berhasil membuktikan efek pinus merah untuk mengatasi dampak negatif sinar UV B dan polusi udara, mempertahankan kesehatan kulit. Salah satu manfaat pinus merah adalah untuk melawan virus, bakteri dan jamur, selain itu juga dapat membantu menunjang kesehatan kulit.

Manfaat sabun Alsyva Red Pine Soap

Pinus Merah Korea telah terbukti memiliki segudang manfaat terhadap kesehatan kulit dan juga dapat mengatasai masalah paparan sinar UV dan polusi:

  • Anti Aging (Untuk Melawan Penuaan)

Sabun Alsyva berisi ekstrak pinus merah yang memiliki efek anti aging pada kulit manusia terutama pada bagian wajah, di mana penuaan lebih mudah terlihat.

  • Reforming (Untuk Perbaikan Tekstur Kulit & Menghaluskannya)

Ekstrak pinus merah ini dapat digunakan untuk memperbaiki tekstur kulit, kelembaban dan kontur kulit.

  • Anti Inflammation (Untuk Mencegah Peradangan)

Rosin merupakan subtansi pada pinus merah juga efektif untuk mengatasi peradangan (inflamasi).

  • Anti Bacteria (Mampu Melawan Bakteri & Jamur)

Minyak pinus merah membantu menunjang kesehatan kulit. Diketahui sebagai pengobatan jerawat secara alami, juga sebagai antibakteri di kulit, sehingga bermanfaat untuk mencegah eczema, dan gatal.

  • Anti Pigmentation (Untuk Mencerahkan Warna Kulit)

Intake Pycnogenol, yaitu  ekstrak pine bark yang mempunyai manfaat untuk mengurangi hiperpigmentasi pada kulit manusia, memperbaiki fungsi barrier kulit dan menjaga keseimbangan matrix ekstrasel.

  • Anti Infection (Untuk Mencegah Jerawat)

Minyak pinus memiliki manfaat untuk berbagai kondisi kulit karena adanya kapasitas yang bisa digunakan untuk membersihkan dengan kuat, termasuk acne, eczema, dan gatal. Jika diaplikasikan secara topikal, bisa juga digunakan untuk perawatan kulit kepala misalnya seperti kulit kepala kering dan ketombe. Dengan penggunaan rutin, minyak pinus membantu melawan organisme berbahaya penyebab infeksi kulit

Catatan

  • Hasil akan berbeda-beda pada setiap orang.
  • Bantu dengan melakukan pola hidup sehat.