ALSYVA.COM – Sebelum dibahas lebih lanjut mengenai darah kental, ada baiknya anda mengetahui apa maksud dari darah kental, gejala darah kental, dan cara mengatasi darah kental tersebut. Untuk itu akan segera kita ulas di artikel ini.

Darah kental merupakan sebuah keadaan dimana darah mengental lebih dari batas kekentalan darah biasanya. Pada umumnya, hal tersebut memang diperlukan untuk menghentikan pendarahan. Namun ada juga yang mengalami keadaan tersebut secara tidak normal, kondisi ini biasa disebut hiperkoagulabilitas. Dan gejala darah kental ini dapat diakibatkan oleh berbagai macam hal.

Penyebab Darah Kental

Ada banyak penyebab darah kental, dan secara umum darah kental pun disebabkan oleh adanya kerusakan pada pembuluh darah. Darah di tubuh yang bersinggungan dengan pembuluh darah yang telah rusak dapat menyebabkan kekentalan darah. Tak hanya itu saja, gumpalan kolesterol pada pembuluh darah juga dapat menjadi penyebab darah kental.

Disaat aliran darah tidak berjalan lancar juga dapat menyebabkan terjadinya kekentalan darah yang dikarenakan trombosit mudah menyatu antara satu sama lain. Dan jika ada sumbatan, darah akan terus bertumpuk dan trombosit dapat menyatu membentuk darah kental.

Darah kental atau kekentalan darah ini akan mengganggu aliran darah dalam mengirim pasokan nutrisi ke seluruh organ penting di tubuh, dan jika tidak segera ditangani dapat menjadi komplikasi yang serius nantinya. Maka dari itulah, penting bagi anda untuk mengetahui awal gejala darah kental dan ciri-ciri darah kental agar dapat segera diobati.

gejala darah kental

Gejala Darah Kental Berdasarkan Lokasinya

Gejala darah kental dapat bervariasi, tergantung pada dimanakah lokasi kekentalan darah tersebut muncul di dalam tubuh. Ini dia beberapa tempat dimana darah kental dapat terjadi :

  • Pada lengan dan kaki, gejalanya dapat berupa nyeri, pembengkakan, serta terasa hangat di satu tempat.
  • Pada organ jantung, dapat berisiko pada penyakit jantung. Gejalanya bisa berupa sesak napas, keringat yang berlebihan, nyeri dada, mual, pusing, bahkan pingsan.
  • Pada daerah perut, gejalanya dapat berupa sakit perut parah, muntah, diare, hingga darah yang bercampur saat muntah atau BAB.
  • Pada paru-paru, gejalanya antara lain berupa nyeri dada, batuk bercampur darah, susah bernapas, berkeringat, pusing, pingsan, dan denyut nadi yang cepat.

Orang-orang yang berisiko terkena pengentalan darah yaitu perokok, penderita obesitas, orang yang berusia diatas 60 tahun, memiliki penyakit inflamasi kronis, sirosis, gagal jantung, kanker, hingga orang yang memiliki riwayat keluarga yang mengalami kekentalan darah, dan orang yang sering duduk terlalu lama.

Bahkan berdasarkan sebuah hasil penelitian di Harvard University, darah kental dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, stroke, dan penyakit jantung lainnya. Sedangkan pada penelitian lainnya, diketahui juga bahwa orang yang memiliki masalah darah kental cenderung memiliki peluang yang lebih tinggi untuk mengalami penyakit kardiovaskular.

Tips Mengatasi Darah Kental

Untuk mencegah dan mengatasi penyakit darah kental ini, berikut tips sehat sederhana yang dapat anda lakukan.

  • Gaya Hidup
    Tentu dengan mengubah gaya hidup akan mengubah kesehatan anda, bagi penderita obesitas bisa menurunkan berat badan, dan menjaga tekanan darah tetap dalam batas normal, rutin berolahraga. Dan bagi perokok dapat mulai berhenti merokok untuk mencegah terjadinya kekentalan darah di tubuh yang menyebabkan masalah darah kental tersebut.
  • Diet
    Lakukan diet sehat dengan memperbanyak makanan sehat yang kaya akan omega-3, konsumsi buah-buahan, sayuran, serta makanan yang kaya akan vitamin E, dengan begitu kekentalan darah bisa dicegah.
  • Jaga Tubuh agar Tetap Terhidrasi
    Selalu pastikan agar tubuh anda tetap dalam kondisi terhidrasi, sebab dehidrasi tubuh dapat meningkatkan risiko penyakit darah kental.
  • Hindari duduk terlalu lama
    Berada di posisi yang sama dalam jangka waktu yang cukup lama (terutama posisi duduk) bisa menyebabkan darah berkumpul di area kaki anda dan menyebabkan terjadinya kekentalan darah. Lakukanlah sesuatu untuk peregangan seperti berjalan setiap satu atau dua jam duduk. Atau jika anda berada di dalam mobil, berhentilah sejenak untuk keluar dan melakukan peregangan.

Cara mengatasi darah kental ini dapat anda gunakan untuk menghindari pengentalan darah. Bila diperlukan, anda juga dapat menghubungi dokter untuk konsultasi lebih lanjut.