Sering begadang dan juga kurang tidur dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Jadwal tidur yang berantakan tersebut memiliki efek jangka panjang bisa meningkatkan risiko penyakit akibat begadang, seperti obesitas, masalah jantung dan diabetes. Tidak hanya dampak jangka panjang, namun begadang juga dapat menyebabkan jerawat bermunculan.

Dampak Buruk Begadang pada Jerawat

 Dampak negative begadang dapat memicu masalah kulit. Seperti yang telah di lansir oleh On Health, bahwa kebiasaan begadang atau kurang tidur merupakan satu dari tiga penyebab pemicu munculnya jerawat. Selain begadang, penyebab munculnya jerawat lainnya adalah karena stresss dan produksi minyak atau keringat yang berlebihan. Kebiasaan begadang dan terganggunya ritme sirkadian yang mengontrol jam biologi tubuh dapat mengganggu keseimbangan hormone. Dampak dari hal tersebut pun beragam, termasuk keseimbangan kimia kulit yang terganggu dan jerawat yang bermunculan. Menurut Hellman, begadang dan terganggung pola tidur dapat memicu pelepasan hormone kortisol. Pada saat hormone ini keluar, tubuh dapat mengalami reaksi peradangan, termasuk peradangan di kulit. Peradangan ini dapat menyebabkan jerawat, psoriasis, sampai eksim. Selain itu, peningkatan kadar hormone stress di dalam tubuh juga dapat membuat sistem daya tubuh menjadi tidak stabil. Hal tersebut dapat memperburuk masalah kulit seperti jerawat, psoriasis, dan eksim.

Cara Menghilangkan Jerawat

Anda perlu melakukan beberapa perubahan gaya hidup sebagai cara untuk menghilangkan jerawat. Beberapa kebiasaan yang bisa dilakukan untuk mencegah munculnya jerawat adalah :

  • Perbaiki pola tidur

Bagi Anda yang sedang mengalami masalah kulit berjerawat, sebaiknya Anda mulai memperhatikan pola tidur. Usahakan untuk tidur tidak terlalu larut malam agar Anda bisa bangun dalam kondisi yang bugas pada pagi harinya. Tidur dalam waktu yang cukup setidaknya tujuh jam setiap malam.

  • Hindari stress

Cara menghilangkan jerawat yang cukup penting selain menghindari begadang adalah dengan meminimaliskan atau menghindari stress. Stress dapat memicu peningkatan hormone kortisol di dalam tubuh. Pelepasan hormone ini dapat membuat kelenjar minyak aktif dan produksinya meningkat. Kondisi ini sangat rentan memicu timbulnya jerawat.

  • Bersihkan wajah pada saat berkeringat dan minyak berlebih

Berolahraga, aktivitas fisik, dan kegiatan yang banyak menguras energy dapat membuat munculnya keringat berlebih. Kondisi ini merupakan kondisi yang menjadi lading pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. Oleh karena itu, setelah berkeringat Anda harus selalu membersihkannya. Gunakan sabun yang bebas minyak dan nonkomedogenik atau yang tidak menyumbat pori-pori. Selain itu, Anda juga perlu menjaga kebersihan area berjerawat dengan rutin mengganti pakaian, dan juga sarung bantal secara berkala.

  • Menjaga pola makan

Makanan yang mengandung indeks glimekik tinggi seperti karbohidrat dan makanan yang manis dapat memicu munculnya jerawat. Ada juga riset yang telah membuktikan bahwa susu dan produk olahannya dapat menimbulkan jerawat. Pada saat sedang berjerawat, sebaiknya Anda menghindari dua jenis makanan tersebut untuk kesehatan, mulailah dengan mengonsumsi asupan kaya akan antioksidan seperti buah dan sayur. Untuk protein, Anda bisa memilih protein yang rendah lemak.

 

 

Masker untuk menghilangkan jerawat

  • Lidah buaya

Salah satu bahan alami yang dpaat dilakukan untuk menghilangkan jerawat adalah lidah buaya. Karena, lidah buaya memiliki kandungan polifenol didalamnya yang berperan sebagai pembasmi jerawat pada kulit, sehingga mampu menghilangkan jerawat secara menyeluruh.

  • Putih telur

Kandungan enzim lysonzim yang ada di dalam putih telur bisa digunakan sebagai bahan untuk menghilangkan jerawat dengan ampuh.

  • Bawang putih

Zat sulfur yang ada di dalam bawah putih mampu menghilangkan jerawat dengan cepat.

  • Mentimun

Selain memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi, mentimun juga memiliki kandungan vitamin dan asam amino didalamnya. Kandungan ini bisa digunakan sebagai penghilang jerawat dengan alami.