ALSYVA.COM – Kelenjar getah bening seringkali dipertanyakan, penyakit apa itu dan seberapa besar bahayanya. Perlu anda ketahui bahwa sebenarnya letak kelenjar getah bening terletak di seluruh tubuh anda, dan pada umumnya kelenjar getah bening ini tidak dapat diraba, tetapi pada bagian tubuh tertentu kelenjar ini dapat diraba, seperti pada bagian bawah dagu, area leher, ketiak, dan di sela paha. Kelenjar ini dapat diraba dengan ukuran yang tidak lebih dari 1 cm, tanpa nyeri, dan tidak membesar serta mudah digerakkan.

Perlu diwaspadai jika terdapat masalah pada kelenjar getah bening, sebab dikhawatirkan bisa saja merupakan tanda awal dari gejala kanker kelenjar getah bening yang berbahaya. Berikut ini ciri-ciri kanker kelenjar getah bening yang dapat anda kenali. Namun pertama-tama anda harus mengenali terlebih dulu apa itu kanker kelenjar getah bening.

Sekilas Info Mengenai Kanker Kelenjar Getah Bening

Kanker kelenjar getah bening merupakan salah satu jenis kanker ganas yang menyerang sistem limfatik. Sistem limfatik ini merupakan sebuah bagian penting dari sistem pertahanan tubuh yang bertugas dalam membuat barisan pertahanan dalam melawan kehadiran infeksi maupun kanker.

Sama seperti jenis kanker yang lainnya, persentase kesembuhan dari penyakit kanker kelenjar getah bening ini sangat bergantung pada tahap stadium kanker yang dialami oleh si pasien. Semakin cepat diketahui dan menjalani pengobatan, maka semakin mudah juga proses penyembuhannya.

Ilustrasi adanya benjolan di leher

Gejala-gejala Umum Kanker Kelenjar Getah Bening

Kanker kelenjar getah bening atau nama latinnya limfoma maligna akan menyebabkan keluhan utama yaitu sebuah benjolan tanpa rasa sakit, cenderung membesar, menetap. Dan umumnya akan ada keluhan lainnya seperti penurunan pada nafsu makan dan berat badan, demam menggigil, kelelahan kronis, batuk yang tak kunjung sembuh, dan yang lainnya.

Akan tetapi, ciri-ciri kanker kelenjar getah bening juga dapat berbeda-beda tergantung pada jenis kanker yang dialami. Yaitu kanker kelenjar getah bening yang disebut limfoma hodgkin dan limfoma non-hodgkin. Keduanya memiliki ciri-ciri khusus yang berbeda.

Ciri-ciri Kanker Kelenjar Getah Bening non-Hodgkin

Kanker kelenjar getah bening non-hodgkin bisa memberikan beragam tanda dan gejala yang berbeda-beda tergantung dimana letak kanker tersebut berkembang. Pada beberapa kasus mungkin ada beberapa kanker yang tidak menunjukkan gejala apapun hingga akhirnya kanker berkembang cukup besar.

Ciri-ciri kanker kelenjar getah bening non-hodgkin yang paling umum dialami :

  • Pembesaran kelenjar getah bening di ketiak, leher, atau selangkangan yang tidak sakit.
  • Merasa cepat kenyang walau hanya makan sedikit.
  • Timbul rasa sakit atau pembengkakan di perut.
  • Nyeri atau rasa tertekan pada bagian dada.
  • Kekurangan sel darah merah (anemia).
  • Penurunan berat badan tanpa sebab.
  • Rasa sesak nafas atau batuk
  • Berkeringat di malam hari.
  • Kelelahan kronis.
  • Demam.

Jika anda merasa tanda-tanda tersebut dan khususnya jika sebagian besar anda rasakan pada waktu yang bersamaan, disarankan agar periksa ke dokter untuk memastikan apa penyebabnya.

Ciri-ciri Kanker Kelenjar Getah Bening Hodgkin

Seseorang yang mengidap kanker getah bening hodgkin bisa saja merasa bahwa dirinya sehat. Tetapi, anda dapat melihat tanda-tanda kanker ini berkembang di tubuh. Maka dari itulah perlu anda kenali apakah ada gejala-gejala kanker getah bening hodgkin berkikut ini :

  • Pembesaran kelenjar getah bening di ketiak, leher, atau selangkangan yang tidak sakit.
  • Demam disertai menggigil.
  • Kelelahan kronis terus menerus.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Rasa gatal-gatal.
  • Penurunan berat badan tanpa sebab.
  • Terasa sakit pada kelenjar getah bening sesudah konsumsi alkohol.

Segera kunjung dokter yang anda percayai jika terlihat Ciri ciri kanker kelenjar getah bening seperti pada penjelasan di atas barusan untuk memastikan sehingga dapat segera ditangani dengan baik.

Apabila kanker ini ditemukan dalam tahap awal, besar kemungkinan anda belum perlu melakukan proses pengobatan atau pembedahan yang menyakitkan. Maka dari itu penting bagi kita untuk mengenai ciri ciri kanker kelenjar getah bening untuk pencegahan dini.

Penyebab serta Pengobatan Kelenjar Getah Bening

Pembengkakan pada kelenjar getah bening bisa saja dikarenakan oleh infeksi, penyakit pada sistem kekebalan tubuh maupun kanker. Maka dari itulah pengobatannya pun bergantung pada pemicu itu sendiri. Walau terkadang bisa pulih setelah diobati, disarankan agar berkonsultasi dengan dokter jika gejala pembengkakan kelenjar getah bening muncul kembali.

Pengobatan dapat dilakukan dengan obat antibiotik jika dikarenakan infeksi. Jika pembengkakan kelenjar getah bening dikarenakan kanker maka pengobatan yang dilakukan bisa kemoterapi, radioterapi, ataupun operasi.