Pengertian Penyakit Stroke

ALSYVA.COM – Penyakit stroke merupakan salah satu penyakit dengan angka kematian tertinggi bersamaan dengan penyakit jantung, dan penyakit lainnya, yang menjadi pertanyaan ialah apa itu penyakit stroke ?

Penyakit stroke adalah salah satu penyakit dimana pasokan darah yang mengalir menuju otak terganggu atau bahkan berkurang, sehingga jaringan otak jadi kekurangan oksigen dan nutrisi. Dan dalam beberapa waktu sel di otak akan mulai mati. Hal ini adalah kondisi yang dapat mengancam kehidupan seseorang dan mengakibatkan terjadinya kerusakan permanen.

Penyakit stroke secara umum bisa dialami pada golongan usia berapapun, dan salah satu cara untuk mencegah atau meminimalisir terjadinya penyakit stroke ialah pola hidup yang sehat.

Gejala Penyakit Stroke

Gejala penyakit stroke umumnya cenderung terjadi tiba-tiba dan menyerang satu sisi bagian tubuh. Ciri ciri penyakit stroke bisa berupa sebagai berikut :

  • Kehilangan keseimbangan dan bermasalah saat berjalan.
  • Mati rasa pada satu sisi bagian tubuh, baik di wajah, tangan, ataupun kaki.
  • Adanya gangguan saat berbicara dan mendengar.
  • Kehilangan kesadaran atau koma.
  • Sakit kepala secara tiba-tiba.
  • Penglihatan yang buram.

Jenis-jenis Penyakit Stroke

  • Stroke iskemik
    Penyakit stroke iskemik merupakan salah satu kondisi dimana pembuluh darah yang bertugas menyuplai darah ke bagian otak terganggu atau terhalangi oleh adanya bekuan darah. Penyakit stroke iskemik ini diketahui bertanggung

    jawab atas 87 persen dari total kasus penyakit stroke ini.

    Bekuan darah umumnya dikarenakan adanya aterosklerosis yang terjadi di dalam lapisan pembuluh darah dan menghalangi aliran darah ke otak. Hal yang terjadi cukup mirip seperti serangan jantung, dimana gumpalan darah yang menghalangi aliran darah ke organ jantung.

    Kondisi ini bersifat embolik, dan diperkirakan bahwa 15 persen kasus embolik ini dikarenakan oleh kondisi yang disebut fibrilasi atrial. Ini merupakan kondisi yang menyebabkan detak jantung jadi tidak beraturan, ini membuat kondisi gumpalan bisa terbentuk di jantung terlepas dan berjalan menuju otak. Bekuan darah yang mengakibatkan kondisi ini tidak menghilang tanpa pengobatan.

  • Stroke hemoragik
    Penyakit stroke hemoragik merupakan keadaan dimana pembuluh darah di otak mengalami kebocoran atau menjadi pecah. Penyakit stroke hemoragik ini diketahui bertanggung jawab atas 13 persen dari total kasus penyakit stroke ini.

    Keadaan ini bermula dari pembuluh darah yang melemah lalu menjadi pecah dan menumpahkan darah ke area sekitarnya. Darah yang tumpah tersebut akan menghambat jaringan otak di sekitarnya dan akan berakibat pada koma panjang atau bahkan kematian apabila pendarahan tersebut masih berlanjut.

    Penyakit stroke hemoragik ini juga terdiri dari dua jenis, yang pertama ialah aneurisma yang membuat sebagian pembuluh darah melemah dan mengembang seperti balon dan kemudian dapat pecah. Yang kedua ialah malformasi arteriovenosa, keadaan dimana pembuluh darah terbentuk dengan tidak normal dan jika pecah dapat mengakibatkan terjadinya stroke hemoragik ini.

  • Stroke ringan
    Transient ischemic attack atau penyakit stroke ringan ini merupakan keadaan dimana sistem saraf yang kekurangan darah dan berlangsung singkat, umumnya terjadi kurang dari 24 jam atau dalam beberapa menit saja. Keadaan ini terjadi disaat sebagian otak tidak mendapatkan pasokan darah yang cukup. Orang yang pernah mengalami transient ischemic attack cenderung lebih berisiko terkena stroke ringan.

 

Penyebab Penyakit Stroke

Dengan mengetahui risiko dari penyakit stroke membuat banyak orang yang bertanya-tanya apa penyebab penyakit stroke. Berikut ini beberapa penyebab penyakit stroke dapat terjadi :

  • Penyakit stroke iskemik : Hal ini disebabkan karena darah yang membeku akan membuat pembuluh darah tersumbat, dan umumnya hal ini terjadi pada lansia.
  • Penyebab stroke hemoragik : Hal ini disebabkan karena pembuluh darah di organ otak terjadi kebocoran atau pecah yang menyebabkan darah mengalir ke dalam otak atau ke bagian permukaan otak. Jenis penyakit stroke ini tidak lebih sering terjadi daripada stroke iskemik, namun jauh lebih mematikan.
  • Penyebab stroke ringan : Hal ini disebabkan oleh plak ataupun darah beku di pembuluh darah arteri yang menghambat pembuluh darah tersebut dalam mengalirkan darah ke otak. Keadaan ini mengakibatkan aliran darah ke otak jadi tersumbat dan menciptakan kondisi ini terjadi.

Faktor-Faktor Risiko Terjadinya Penyakit Stroke

Ada banyak macam-macam faktor yang meningkatkan risiko penyakit stroke terjadi, baik secara gaya hidup maupun medis.

Faktor gaya hidup :

  • Berat badan berlebih atau obesitas.
  • Tubuh yang jarang aktif bergerak (olahraga).
  • Sering konsumsi minuman alkohol.
  • Penggunaan obat terlarang.

Faktor medis :

  • Hipertensi (tekanan darah tinggi), risiko pada kondisi ini mampu memicu terjadinya tekanan darah yang meninggi yang melebihi 120/80 mmHg.
  • Penyakit jantung, termasuk berbagai masalah pada organ jantung seperti infeksi jantung, cacat jantung, gagal jantung, ataupun gangguan pada ritme jantung (aritmia).
  • Sleep apnea merupakan keadaan dimana tingkat oksigen secara perlahan berkurang jumlahnya selama malam hari.
  • Perokok aktif maupun perokok pasif.
  • Kolesterol tinggi.
  • Diabetes.