ALSYVA.COM – Anda tentu pernah mendengar kata “asam urat” bukan ? Umumnya anda mendengar ini dari seseorang yang merasa sakit pada bagian persendiannya, tak jarang juga masyarakat awam menyebutnya encok. Jadi apa sebenarnya asam urat ini ?

Definisi Penyakit Asam Urat

Penyakit asam urat atau yang masyarakat awam bilang encok merupakan salah satu bentuk dari arthritis yang mengakibatkan terjadinya pembengkakan, kemerahan, serta rasa sakit secara tiba-tiba pada bagian sendi di tubuh. Masalah asam urat ini paling sering terjadi pada bagian jempol kaki, bisa juga terjadi pada sendi lainnya seperti kaki, lutut, pergelangan kaki, telapak kaki. Asam urat juga terkadang bisa terjadi pada sendi lengan, tangan, pergelangan tangan, juga siku.

Penyakit asam urat ini merupakan salah satu penyakit yang dapat kronis jika tidak segera dicegah. Penyakit asam urat perlu untuk dicegah agar tidak kambuh kembali, dengan cara memperbaiki gaya hidup tentunya, salah satunya pola makan yang tidak boleh sembarangan.

Secara umum penyakit asam urat ini bisa terjadi pada siapapun baik pria dan wanita, juga dapat terjadi tanpa memandang usia. Hanya saja memang hal ini cenderung terjadi pada pria daripada wanita. Masalah asam urat ini biasanya terjadi pada usia 30 tahun hingga 50 tahun pada laki-laki, sedangkan perempuan lebih banyak diketahui yang mengalami ini pada saat telah mengalami masa menopause. Untuk usia remaja dan anak-anak sangat jarang mengalami penyakit ini.

Gejala Asam Urat

Perlu diketahui bahwa pada beberapa kasus yang terjadi, penyakit asam urat ini tidak menimbulkan gejala apapun di awal. Namun gejala asam urat akan timbul ketika sudah akut maupun kronis. Umumnya gejala asam urat berupa :

  • Nyeri sendi secara mendadak dan parah yang sering terjadi pada pagi hari.
  • Rasa panas di sekitaran sendi.
  • Sendi bengkak dan lunak.
  • Sendi kemerahan.

Biasanya gejala asam urat akan timbul secara tiba-tiba tanpa bisa diprediksi, juga sering terjadi pada tengah malam. Sebagian besar gejala asam urat akan terjadi pada beberapa jam saja selama 1 hingga 2 hari. Tetapi pada kasus lainnya yang lebih parah, nyeri pada sendi ini bisa terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama, yaitu hingga berminggu-minggu. Sementara itu, ada juga yang mengalaminya hingga 6 hingga 12 bulan dengan intensitas yang berbeda-beda setiap harinya.

Penyebab Asam Urat

Pada dasarnya, hal yang menyebabkan penyakit asam urat ini terjadi ialah karena kandungan atau kadar asam urat yang berlebihan di tubuh. Asam urat normalnya akan dibuang oleh tubuh melalui urin dan feses, hanya saja pada seseorang yang memiliki masalah asam urat ini memiliki kadar jumlah asam urat yang tinggi sehingga tidak mampu terolah di tubuh. Hal ini menyebabkan zat-zat tersebut akan membentuk sebuah kristal dan menumpuk di sekitar sendi yang mengakibatkan terjadinya peradangan.

Hal yang menyebabkan tingginya kadar asam urat ialah karena pola makan yang tidak dijaga, yaitu seringnya konsumsi makanan yang mengandung purin. Secara umum purin memang suatu zat kimia yang dapat diproduksi secara alami oleh tubuh, namun juga dapat ditemukan di berbagai jenis makanan.

Dengan konsumsi makanan yang mengandung purin, itu akan menyebabkan tubuh untuk mengolahnya menjadi asam urat. Jadi, semakin sering mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan purin maka risiko terjadinya asam urat juga akan meningkat.

Faktor Risiko Asam Urat

Seringnya konsumsi makanan yang mengandung purin memang menjadi faktor utama terjadinya asam urat. Namun selain dari makanan, ada juga faktor risiko lainnya yang memicu terjadinya penyakit asam urat ini datang, yaitu :

  • Usia dan jenis kelamin
    Belum ada kejelasannya, namun umumnya penyakit asam urat ini memang diketahui lebih banyak dialami oleh pria daripada perempuan dan yang paling rentan mengalami asam urat ini ialah orang yang lanjut usia daripada usia produktif, walau usia produktif juga dapat mengalami hal ini.
  • Riwayat kesehatan keluarga
    Risiko terjadinya asam urat dapat meningkat apabila salah satu anggota keluarga ada yang memiliki asam urat ini. Meskipun bukan penyebab utama terjadinya asam urat, namun dengan mengetahui hal ini dapat membuat lebih waspada lagi dari penyakit asam urat ini.
  • Berat badan berlebih (obesitas)
    Orang yang memiliki berat badan diatas normal mampu meningkatkan risiko terserang masalah asam urat ini. Orang dengan indeks massa tubuhnya melebihi dari 25 kg/m 2 perlu lebih waspada mengalami encok.
  • Konsumsi obat-obatan tertentu
    Beberapa jenis obat juga diketahui ada yang mampu menyebabkan asam urat menumpuk di tubuh. Contohnya aspirin, obat diuretik, dan obat kemoterapi.
  • Pola hidup yang tidak sehat
    Selain konsumsi makanan tinggi purin, pola hidup yang tidak sehat lainnya juga merupakan pemicu terjadinya asam urat ini. Contohnya seperti halnya konsumsi alkohol yang memicu terjadinya lonjakan pada asam urat.
  • Riwayat kesehatan
    Adanya riwayat kesehatan lainnya bisa meningkatkan risiko terkena asam urat. Masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko asam urat itu contohnya diabetes, penyakit jantung, hipertensi, aterosklerosis, gangguan fungsi ginjal, penyakit infeksi.
  • Dehidrasi
    Tubuh yang dehidrasi akan menyebabkan tubuh kesulitan dalam mengeluarkan zat asam tersebut melalui urin.

Pantangan Asam Urat

Bagi seseorang yang sudah mengalami masalah asam urat ini tentu memiliki aturan, terdapat beberapa pantangan asam urat yang harus diterapkan selain itu juga perlu mengontrol asam urat dengan minum obat asam urat agar tidak berisiko kambuh lagi. Berikut ini beberapa pantangan asam urat yang harus diterapkan :

  • Mengonsumsi makanan yang tinggi tingkat purin
    Purin dapat ditemukan di beberapa makanan, dan pada kasus ini seseorang yang memiliki masalah dengan asam urat harus menghindari makanan dengan tingkat purin tinggi yang merupakan makanan penyebab asam urat, contohnya sosis, kaldu daging, bebek, jeroan, dan makanan laut (seafood).

    Tidak semua makanan dapat menjadi pantangan asam urat, karena ada juga makanan yang memang aman dan baik untuk dikonsumsi penderita asam urat. Makanan yang dianjurkan ialah makanan yang rendah lemak, buah dengan kandungan vitamin C dan kalium, seperti buah apel dan pisang yang dapat membantu dalam menghindari rasa encok yang kambuh.

  • Pola makan yang tidak teratur
    Pantangan asam urat lainnya yang perlu untuk diperhatikan ialah pola makan. Pola makan yang sehat diperlukan guna mencegah asam urat datang kembali, selain melakukan diet rendah purin, diperlukan juga konsumsi makanan yang sehat dan menghindari makanan tidak sehat yang tinggi lemak dan gula. Sebab hal tersebut menyebabkan meningkatnya berat badan dan bisa memperburuk kesehatan tubuh.
  • Kurang konsumsi air putih
    Kurangnya konsumsi air putih menjadi salah satu pantangan asam urat. Konsumsi air yang cukup penting untuk membantu mengeluarkan zat purin ini melalui urin.
  • Malas berolahraga
    Tidak adanya aktivitas fisik seperti bermalas-malasan di rumah merupakan salah satu pantangan asam urat. Dengan berolahraga dapat membakar lemak dan kalori tubuh yang menjaga berat badan tubuh tetap terkontrol.