Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang selalu menjadi masalah utama pada wanita. Jerawat sangatlah mengganggu penampilan dan membuat rasa percaya diri menjadi berkurang. Jerawat yang sudah kempes dan membaik bisa berubah menjadi bekas jerawat. Bekas jerawat dapat hilang dengan cepat, akan tetapi terkadang bekas jerawat juga bisa menjadi menghitam dan semakin mengganggu penampilan.

Penyebab bekas jerawat menghitam

Penyebab utama bekas jerawat menghitam adalah disebabkan karena produksi melanin pada kulit wajah. Melanin ini memberi warna pigmen pada kulit, wajah dan anggota tubuh lainnya. Jerawat yang meradang dapat memicu produksi melanin yang lebih banyak sehingga bekas jerawat mejadi semakin menghitam.

Bekas jerawat yang terpapar oleh sinar matahari juga bisa menjadi semakin lebih menghitam, karena tubuh akan memproduksi melanin lebih banyak untuk melindungi kulit dari radiasi sinar matahari. Pemakaian produk skincare yang tidak tepat juga dapat menyebabkan bekas jerawat yang menghitam.

Selain itu, bekas jerawta juga terjadi karena akibat dari reaksi peradangan yang menyebabkan pembuluh darah menjadi semakin melebar. Hal ini sebenarnya kondisi yang normal dan akan hilang dengan sendirinya seiring dengan membaiknya peradangan. Meskipun demikian, pembuluh darah yang melebar terkadang tidak dapat hilang pada saat peradangan sudah mereda. Akibatnya, area di sekitar jerawat jadi tampak agak lebih kemerahan. Sementara itu, peradangan pada jerawat juga dapat mengakibatkan kerusakan pada sel-sel kertinosit basal yang merupakan bagian dari struktur kulit manusia. Selain itu, ada beberapa kebiasaan buruk yang bisa menjadi faktor penyebab bekas jerawat menghitam, yaitu :

  • Memencet jerawat dapat memicu peradangan dan membuat bekas jerawat menjadi bertahan lebih lama
  • Menghentikan pengobatan jerawat terlalu cepat
  • Terlalu sering cuci muka juga bisa mengakibatkan kulit menjadi kering dan meradang, sehingga obat jerawat tidak efektif.

Cara mengatasi bekas jerawat hitam

  1. Rutin membersihkan wajah

Hal pertama yang bisa Anda lakukan saat bekas jerawat menghitam adalah dengan rutin membersihkan wajah dengan menggunakan double cleansing pada saat sebelum dan sesudah beraktivitas setiap hari. Hal ini dilakukan agar kulit wajah Anda bersih dari debu, polusi, sisa make up, dan sel-sel kulit mati yang menumpuk pada wajah Anda secara maksimal.

  1. Gunakan skincare khusus jerawat

Selain itu, gunakan produk skincare khusus merawat kulit berjerawat seperti toner, serum, dan pelembab wajah yang menganduk SPF sebelum Anda memulai aktivitas dan untuk melindungi kulit Anda dari paparan sinar matahari. Anda bisa menggunakan produk skincare yang mengandung tea tree oil, green tea, lemon, dan Vitamin C yang dikenal secara efektif dapat membersihkan, mencerahkan, dan mengurangi bekas jerawat yang menghitam.

  1. Vitamin C

Jus lemon kaya akan vitamin C yang dipercayai mampu mencerahkan kulit, dan juga bisa memudarkan bekas jerawat yang menghitam. Namun, bagi Anda yang memiliki jenis kulit yang sensitive dan kering, Anda dianjurkan untuk tidak menggunakan jus lemon dalam menghilangkan bekas jerawat yang menghitam, karena hal tersebut dapat menyebabkan iritasi.

 

 

  1. Lidah buaya

Lidah buaya sudah banyak digunakan untuk menghilangkan bitnik-bintik hitam bekas jerawat. Hal ini karena, kandungan yang ada di dalam lidah buaya dapat mencerahkan area kulit yang gelap.

  1. Ekstrak biji anggur

Ekstrak biji anggur adalah salah satu bahan alami yang dapat membantu Anda untuk menghilangkan bekas jerawat yang semakin menghitam. Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa ekstrak biji anggur yang dikonsumsi selama kurang lebih 6 bulan, memiliki manfaat bagi orang yang memiliki kondisi kulit melisma, yang mirip seperti hiperpigmentasi pasca inflamasi.

  1. Gunakan tabir surya

Menurut sebuah penelitian, pengobatan untuk bintik-bintik hitam bekas jerawat harus dimulai dengan menggunakan perlindungan terhadap matahari secara rutin. Oleh karena itu, gunakan tabir surya setiap harinya dengan mengandung minimal SPF 30. Cara ini dapat mebantu mencegah terjadinya lebih banyak kerusakan pada kulit.