Jerawat merupakan  masalah kulit yang sering kali membuat tidak nyaman. Bukan hanya di wajah, tetapi jerawat juga bisa saja muncul di badan, termasuk di area dada, leher, perut, hingga punggung. Kondisi ini terkadang tidak disadari karena tidak mudha terlihat. Meskipun begitu, jerawat di bagian badan terutama di punggung, dapat menimbulkan rasa sakit yang sama.

Penyebab Jerawat di Punggung

Ada benyak sekali faktor penyebab munculnya jerawat dipunggung. Namun pemicu utamanya adalah karena pori-pori kulit yang tersumbat. Sama seperti bagian badan lainnya, bagian punggung juga memiliki pori-pori yang mengandung kelenjar sebasea (minyak). Apabila kelenjar ini terlalu aktif, maka produksi minyak pun akan menjadi berlebihan. Akibatnya, folikel di dalam pori pun akan tersumbat. Sementara itu, lapisan kulit juga akan terus menerus menghasilkan sel kulit mati untuk digantikan dengan sel kulit baru. Apabila minyak dan sel kulit mati terperangkap di dalam pori-pori, maka penyumbatan akan terjadi dan berkembang berubah menjadi komedo. Alhasil, penyumbatan pada pori-pori yang dibiarkan akan diperparah dengan keringat dan juga debu yang dapat memicu infeksi akibat bakteri penyebab jerawat. Berikut ini merupakan beberapa kebiasaan yang dapat memicu dan memperparah kondisi jerawat di punggung, yaitu :

  1. Gesekan antara kulit dengan pakaian

Salah satu penyebab jerawat di punggung adalah karena iritasi akibat gesekan dari benda seperti baju dan tas punggung ke kulit. Jerawat yang disebabkan oleh iritasi kulit ini disebut dengan acne mechanica. Contohnya adalah pakaian yang ketat membuat kulit menjadi kesulitan bernafas dan memproduksi keringat lebih banyak. Akibatnya pori-pori akan tersumbat yang menyebabkan komedo putih dan juga jerawat.

  1. Menggunakan perhiasan

Sama dengan pakaian, perhiasan juga dapat menjadi pemicu munculnya jerawat, terutama pada bagian leher. Karena, perhiasan bersentuhan langsung dengan leher yang dapat mengiritasi kulit yang menyebabkan munculnya jerawat.

  1. Area badan yang kotor dan berkeringat

Bagi Anda yang memiliki rambut pnajng dan juga hobby olahraga mungkin Anda lebih perlu hati-hati. Karena, jerawat yang muncul di punggung dan leher bisa saja akibat area tersebut kototr dan sedang berkeringat, terutama setelah berolahraga. Gesekan langsung yang terjadi antara rambut kotor atau pakaian yang berbahan kasar kotor dengan kulit leher juga dapat menjadi penyebab munculnya peradangan. Oleh karena itu, jerawatpun muncul di bagian tersebut.

 

Gejala munculnya jerawat di punggung

  1. Komedo putih

Jerawat ini terbentuk dari pori-pori yang tersumbat akibat kelebihan minyak atau sebum, bakteri, dan sel kulit mati. Komedo putih ini biasanya terlihat seperti benjolan putih yang kecil.

  1. Komedo hitam

Komedo hitam merupakan benjolah kecil yang berwarna hitam di kulit yang terjadi akibat penyumbatan folikel rambut. Berbeda dengan komedo putih, komedo hitam tidak menimbulkan rasa sakit ataupun kemerahan di kulit.

  1. Papula

Papula merupakan jerawat atau benjolan padat dibawah kulit yang terasa nyeri. Biasanya, kulit di sekitar tonkolan ini akan terlihat bengkak kemerahan. Namun, tidak ada titik nanah pada permukaan benjolan tersebut.

  1. Nodul

Nodul adalah lesi jerawat yang tumbuh dibawah permukaan kulit. Jika ini dibiarkan, lesi ini akan menjadi keras dan membentuk benjolan yang besar dan menyakitkan.

  1. Pastula

Berbeda dengan papula, pastula merupakan jerawat yang berisi nanah di dalamnya. Jika Anda merasa jerawat di punggung berisi nanah, maka segera lakukan penangan lebih lanjut kepada ahlinya.

  1. Jerawat batu

Dibandingkan dengan jenis jerawat lainnya, jerawat batu juga memiliki benjolan yang lebih besar, keras, memerah, dan juga lebih sakit. Kondisi ini juga disebut dengan jerawat kistik ini berisi nanah yang jika pecah dapat mengiritasi kulit.

 

Cara menghilangkan jerawat di punggung

  1. Bersihkan badan setelah beraktivitas

Keringat yang banyak bermumculan, misalnya pada saat setelah berolahraga atau kepanasan, dapat menumpuk dan menyumbat folikel rambut. Hal ini dapat membuat jerawat di punggung menjadi lebih mudah tumbuh. Oleh karena itu, segeralah mandi dan jangan lupa untuk bersihkan bagian pungung, terutama setelah tubuh Anda banyak berkeringat.

  1. Kurangi konsumsi makanan tertentu

Makanan yang banyak mengandung gula atau memiliki indeks glikemik yang tinggi di percaya dapat menyebabkan jerawat menjadi lebih mudah muncul. Oleha karena itu, untuk mengatasi jerawat di area punggung, Anda disarankan untuk membatasi dalam mengonsumsi makanan yang mengandung indeks glikemik yang tinggi seperti, nasi putih, roti, mie, kentang, dan cemilan manis, serta minuman bersoda.

 

 

  1. Gunakan pakaian yang menyerap keringat

Agar tubuh tidak banyak berkeringat dan tetap sejuk, gunakanlah pakaian yang memiliki bahan mampu menyerap keringat, misalnya seperti katun. Hidnari pakaian yang terbuat dari bahan sintetsi, seperti polister, karena bahan ini tidak mampu menyerap keringat dengan baik. Selain itu, Anda juga harus mengganti pakaian Anda ketika pakaian yang Anda gunakan sudah basah karena keringat. Apabila di gunakan terlalu lama, maka pakaian yang basah Karena keringat bisa menyebabkan jerawat di punggung.

  1. Jagalah kebersihan rambut

Rambut panjang yang tergerai hingga ke punggung ternyata apat meningkatkan risiko terbentuknya jerawat pad apunggung. Hal ini karena kotoran dan minyak pada rambut dapat menyumbat pori-pori kulit di punggung.